Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Tembus 124 Persen Penumpang Kereta di Daop 2 Membeludak Saat Libur Waisak
Advertisement . Scroll to see content

Begini Kisah Dua Orang yang Mendedikasikan di Percetakan Braille

Jum'at, 16 Desember 2022 | 19:37 WIB
  • author Okky Adiana
Begini Kisah Dua Orang yang Mendedikasikan di Percetakan Braille
Sejak 21 tahun silam, pengalih huruf Braille yakni Kokom telah mendedikasikan untuk bekerja di percetakan Braille. (Foto: Okky Adiana)


Dia berharap, bahwa dengan adanya percetakan Braille yang ada di Indonesia ini, semoga literasi itu bisa berkembang lagi dan lebih dikenal oleh disabilitas netra.

"Mungkin kan sekarang zamannya digital, tapi tetap Braille itu untuk dasar bisa membaca," ucapnya.

Selain Kokom, ada pula Editor Buku Braille Asep Saripudin. Menurut dia, sebagai editor buku Braille, dirinya memeriksa
buku-buku Braille hasil pengetikan para pengalih haruf.

"Jadi ceritanya kan dari buku awas kan, diketik atau dialihkan oleh teman-teman pengalih huruf, udah itu di cetak jadi sebuah master copy. Nah sebelum diperbanyak, itu kan harus dipastikan tulisan Braille itu tidak ada yang salah, maka saya dalam hal ini bertugas untuk memeriksa dari huruf pertama sampai huruf terakhir dibuku tersebut, ada kesalahan nggak. Kalau ada kesalahan harus diperbaiki," papar Asep.

Editor: Okky Adiana

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut