get app
inews
Aa Read Next : Kontingen Kota Cimahi Siap Berlaga di O2SN Tingkat Provinsi Jabar Tahun 2024

80 Ekor Ular Masuk Rumah Warga Kota Cimahi

Senin, 30 Oktober 2023 | 10:47 WIB
header img
80 ekor ular yang masuk ke pemukiman warga di Kota Cimahi, Jawa Barat cukup banyak tahun ini. Foto: Dok

CIMAHI, iNewsCimahi.id -  80 ekor ular yang masuk ke pemukiman warga di Kota Cimahi, Jawa Barat cukup banyak tahun ini. Terdapat sekitar 80 ekor ular tersebut yang telah mengganggu dan membuat warga resah karena beberapa ular bahkan masuk ke dalam rumah.

"Sejak Oktober, kami sudah berhasil mengamankan sekitar 80 ekor ular yang memasuki wilayah pemukiman warga," kata Plt Kepala Bidang Damkar pada Satpol PP dan Damkar Kota Cimahi, Aep Mulyana, saat dihubungi pada Senin (30/10/2023).

Menurutnya, jumlah ular yang menyusup ke pemukiman warga tahun ini mengalami peningkatan, terutama saat musim kemarau panjang. Ular-ular yang diselamatkan dari pemukiman warga biasanya tidak dijaga oleh pihak berwenang, melainkan sering diserahkan kepada komunitas pecinta reptil dan lainnya.

Namun, beberapa ular juga digunakan sebagai bahan pelatihan bagi personel Damkar Kota Cimahi. Untuk menangkap ular-ular ini, petugas harus memiliki keterampilan khusus dan menggunakan alat pelindung diri (APD).

"Ketika banyak ular yang memasuki pemukiman warga tahun ini, sebagian besar dari mereka kami serahkan kepada komunitas," jelas Aep.

Ia menjelaskan bahwa banyaknya ular yang memasuki pemukiman warga disebabkan oleh gangguan pada habitat mereka. Kondisi cuaca yang panas dan musim kemarau yang panjang mengurangi sumber makanan mereka, sehingga mereka keluar dari habitatnya untuk mencari makanan dan lainnya. Oleh karena itu, Aep mengingatkan warga untuk tetap waspada.

Baru-baru ini, petugas Damkar Kota Cimahi berhasil mengevakuasi seekor ular sanca besar dengan panjang sekitar 3,5 meter, diameter 15 cm, dan berat sekitar 3 kilogram di Jalan Haji Haris, RT 05/11, Kelurahan Baros, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi.

Aep menjelaskan bahwa ular tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang pengendara yang sedang melintas di sekitar TPU Baros. "Seorang warga yang sedang mengendarai sepeda motor di sekitar TPU Baros melihat ular besar yang menghalangi jalan," kata Aep.

Ular tersebut kemudian mencoba masuk ke dalam lubang yang ditutupi oleh akar-akar pohon bambu. Kemunculan ular besar ini membuat warga sekitar gempar, dan mereka berusaha menangkapnya, tetapi gagal karena ular tersebut masuk ke dalam tumpukan pohon bambu.

Proses evakuasi ular sanca tersebut berjalan dengan kesulitan dan dramatis. Pasalnya, ular besar itu masuk ke dalam lubang yang dikelilingi oleh akar-akar pohon bambu, sehingga petugas kesulitan untuk mengeluarkannya. Akhirnya, setelah dua jam, ular sanca tersebut berhasil dievakuasi.

"Ular masuk ke dalam lubang yang dikelilingi oleh akar pohon bambu, sehingga sangat sulit untuk dievakuasi. Akhirnya, sekitar pukul 00.23 WIB, kami berhasil mengevakuasi ular tersebut," ungkap Aep. 

Editor : Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut